RINGKASAN FAWAID DALAM BENTUK BAGAN

PENTINGNYA MEMBATASI UCAPAN PADA PERKARA YANG BAIK DAN BENAR

Penyusun Materi: 
Al-Ustadz Yoyok Abu Abdirrahman 
Manukan - Surabaya Barat

1. Nasihat dari Robi' bin Khutsaim

"Sedikitkanlah berbicara, kecuali pada sembilan perkara":

  1. Tasbih (Subhanallah)
  2. Takbir (Allahu Akbar)
  3. Tahlil (Laa ilaaha illallah)
  4. Tahmid (Alhamdulillah)
  5. Memohon doa kebaikan
  6. Memohon perlindungan dari kejelekan
  7. Menyuruh perbuatan ma'ruf (baik)
  8. Melarang perbuatan mungkar (jelek)
  9. Membaca Al-Qur'an

Referensi: Hilyatul Auliya' 2/109

2. Prinsip Syari'at dalam Berbicara

  • Banyak Diam: Berusaha lebih banyak diam daripada berbicara, kecuali dalam perkara kebaikan.

  • Hadis Abu Hurairah:

    • "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah dia berkata yang baik atau hendaklah dia diam." HR Al-Bukhari no. 6018; Muslim no. 47
  • Hadis Sahl bin Sa'ad:

    • "Barang siapa bisa menjaga sesuatu di antara dua janggutnya (lisan) dan di antara dua kakinya (kemaluan), akan masuk surga." HR Al-Bukhari no. 6474

3. Penjelasan Para Ulama

  • Ibnu Hajar Al-Asqalani:

    • Semua perkataan bisa berupa kebaikan atau keburukan. Perkataan baik tergolong wajib atau sunnah dan boleh diucapkan. Jika tidak termasuk, tergolong jelek atau mengarah kepada kejelekan. Fathul Bari, 10/446
  • An-Nawawi (Syarah Al-Arbain):

    • "Imam Asy-Syafi'i mengatakan bahwa jika hendak berbicara, pikirkan terlebih dahulu. Jika tidak merugikan, ucapkan. Jika ada mudharatnya atau ragu-ragu, tahan diri."
  • Abu Hatim Al-Busti:

    • "Orang yang berakal lebih banyak diam daripada berbicara. Lebih baik menggunakan kedua telinga daripada mulut. Menyesal karena bicara lebih sering terjadi daripada menyesal karena diam." Roudhotul ‘Uqola wa Nuzhatul Fudhola', hal. 45

4. Pentingnya Mengendalikan Ucapan

  • QS. Al-Isra' 36:

    • "Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban."
  • QS. Qaf 18:

    • "Tiada suatu kalimat pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir."

Kesimpulan

  • Ucapan yang Baik: Fokus pada ucapan yang baik, seperti dzikir, doa, amar ma'ruf nahi mungkar, membaca Al-Qur'an, dan berdakwah.
  • Kendalikan Lidah: Diam lebih baik daripada berbicara yang tidak bermanfaat atau membawa mudharat.
  • Pertanggungjawaban: Setiap ucapan kita itu didengar, diketahui, dan dicatat oleh Allah serta akan dimintai pertanggungjawaban.


Sumber materi: